GAMBARAN BIAYA MEDIS LANGSUNG PENGOBATAN NYERI NEUROPATIK PASIEN RAWAT JALAN DI RSUD PROVINSI NTB TAHUN 2017

  • Nurul Qiyaam Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Mataram

Abstract

Nyeri neuropatik merupakan nyeri yang berasal dari rusak atau tidak berfungsinya system saraf pusat ataupun saraf tepi dimana nyeri ini dapat disebabkan oleh penyakit tulang belakang degeneratif, diabetes, herpes zoster, Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS), pembedahan, dan stroke. Pengobatan nyeri neuropatik digunakan dalam jangka waktu yang lama sehingga membutuhkan biaya yang cukup besar juga. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui rata-rata biaya medis langsung yang dikeluarkan penderita nyeri neuropatik pasien rawat jalan di RSUD Provinsi NTB tahun 2017 berdasarkan perspektif pasien. Jenis penelitian ini ialah deskriptif retrospektif dengan menggunakan data rekam medik pasien  nyeri neuropatik yang datang ke Poliklinik Saraf RSUD Provinsi NTB periode Januari - Desember 2017 yang telah memenuhi kriteria inklusi. Penelitian memperlihatkan terdapat 19 kasus nyeri neuropatik yang tercatat. Hasil penelitian menunjukkan total biaya medis langsung pasien nyeri neuropatik di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB tahun 2017 sebesar Rp 1.181.257 dengan rincian biaya obat sebesar Rp 972.257, biaya jasa dokter sebesar Rp 161.500, biaya jasa perawat sebesar Rp 47.500. Sedangkan, rata-rata biaya medis langsung pengobatan nyeri neuropatik pada pasien rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB tahun 2017 sebesar Rp 393.752.

Author Biography

Nurul Qiyaam, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Mataram
Fakultas Ilmu Kesehatan UMMAT

References

Anonim. 2013. Buku Pedoman Kajian Farmakoekonomi. Kemenkes RI. Jakarta.

Askes. 2012. Daftar dan plavon Harga Obat. PT Askes Tbk. Jakarta.

Askes. 2013. Daftar dan plavon Harga Obat. PT Askes Tbk. Jakarta.

Attal, N., Nicholson, B., Serra, J., 2006. New Directions in Neuropathic Pain:

Focusing Treatment Symptoms and Mechanisms. Royal Society of Medicine Press Ltd., London.

Ben-Menachen E. Pregabalin Pharmacology and Its Relevance to Clinical Practice. Epilepsia 2004;45;(Suppl.6):13-18.

Bennet, G.J., 1997, Neuropathic Pain: An overview, dalam Borsook D (Eds.): Molecular Neurobiology of Pain, IASP Press, Seattle.

Bootman, J. L., Townsend, R. J., and McGhan, W. F., 2005, Principles of

Pharmacoeconomics, 3 rd Ed., 1-18, Harvey Whitney Book Company,

USA.

Berger, Arthur Asa. 2003. Media and Society: A Critical Perspective. California: Rowman & Littlefield.

Bootman, J. L., Towsend, R. J. & McGhan W. F., 1996, Principles of Pharmacoeconomics, 3rd Edition, Harvey Whitney Books Company, USA.

Calabresi PA. Diagnosis and Management of Multiple Sclerosis. AAFP 2004;70(10);1935

Caracenia, A. dan Portenoy, R.K., 1999. An International Survey of Cancer Pain Characteristics and Syndromes. International Association for the Study of Pain.

Chen SR, Xu Z, Pan HL. Stereospecific Effect of Pregabalin on Ectopic Afferent.

Cruciani R, Jabati S. Herpes Zoster and Postherpetic Neuralgia. Dalam: Johnson RT, Grif i JW, McArthur JC. eds. Current Therapy in Neurologic Disease. Philadelphia: Mosby Inc, 2006; p.

-6.

Discharged and Neuropathic Pain Induced by Sciatic Nerve Ligation in Rats.

Dupere D. Neuropathic Pain: An Option Overview. The Canadian Journal of CME February 2006; 79: 90-92.

Foley CL, Bott SR, Kirby RS. An update on the 5 alpha reductase inhibitor. Timely Top Med Urol 2003 vol 4, Jun 2003.

Fordyce, W.F., 1995, Back Pain in Workplace, 5-9, IASP Press, Seattle.

Guyton, A.C., dan Hall, J.E. 2008. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi 11. Jakarta: EGC.

Galuzzi KE. Management of Neuropathic Pain. JAOA September 2005; 105: 12-19.

Hansen A.P, N.S. Marcussen, H. Klit, G. Andersen, N.B. Finnerup, T.S. Jensen. Pain following stroke: A prospective study. Eur J Pain 16 (2012) 1128–1136.2012

Harden, R.N., 2005, Chronic Neuropathic Pain – Mechanisms, Diagnosis, and Treatment, The Neurologist, Vol. 11., No. 2.

Karlsten, R., dan Gordh, T., 1997, How do drugs relieve neurogenic pain?, Drugs Aging. Vol 11. 398-412.

Mary SH, Lorraine MW. Nyeri. In: Sylvia AP, Lorraine MW, editors.Patofisiologi Volume 2. 6th edition. Jakarta: EGC; 2003. p.1063-1101.

McQuay H, Moore A. An evidence based resource for pain relief.

Oxford Medical Publications, 1999.

Meliala, L. dan Suryamiharja, A., 2007; Penuntun Penatalaksanaan Nyeri

Neuropatik; Edisi 2, Medikagama Press, Yogyakarta, hal. 40.

Meliala. 2004. Penatalaksanaan Nyeri Punggung Bawah. Skrispi. Universitas Diponegoro. Semarang.

Meliala. 2008. “menjebatani kesenjangan antara penelitian dan praktek klinik dan tata laksana nyeri”, jurnal ilmiah nasional medika vol.34 no.10.

Melzack & Wall, 1999. Teori Gerbang Nyeri, cetakan ketiga. Jakarta.

Menkes. 2013. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 69 Tahun 2013 tentang Standar tarif Pelayanan Kesehatan Pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dan Fasilitas Tingkat Lanjut Dalam Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan.

Morello, C.M., Susan, G.L., Carol, P.S., David, F.M., Gregory, A.S., 1999.

Randomized Double-blind Study Comparing the Efficacy of Gabapentin with Amitriptyline on Diabetic Peripheral Neuropathy Pain, Arch InternMed, Vol 159, 1931-1937.

Mulyadi, 2005, Akuntansi Biaya, edisi V, UPP AMP YKPN, Yogyakarta.

NICE. 2010. Management of chronic obstructive pulmonary disease in adults in primary and secondary care (partial update). National Institute for Health and Care and Excellence.Guidance.nice.org.uk/cg101.

Pappagallo, M., 2003, Newer Antiepileptic Drugs: Possible Uses in The

Treatment of Neuropathic Pain and Migraine, Clinical Therapeutics, Vol. 25, 2506-2538.

PERDOSSI. Konsensus nasional penanganan trauma kapitis dan

trauma medula spinalis. Jakarta: Prikarsa Utama; 2006.

Potter, P.A, Perry, A.G.Buku Ajar Fundamental Keperawatan : Konsep, Proses, dan Praktik.Edisi 4.Volume 2.Alih Bahasa : Renata Komalasari, dkk.Jakarta : EGC.2005.

Raja, S.N., 2005, Combination Therapy for Neuropathic Pain – Which Drugs,Which Combination, Which Pain, N Engl J Med, Vol. 352., No.13.

Riewpalboon, A., Penkae P., Pongsawat K. 2007, ‘Diabetes Cost Model of a Hospital in Thailand, International Society for Pharmacoeconomics and Outcome Research (ISPOR), 223-230.

Serpell, M.G., 2002, Gabapentin in Neuropathic Pain Syndromes: A Randomised, Double-Blind, Placebo-Controlled Trial, Pain, Vol 99, 557-566.

Sjahrir, H. 2006. Diabetic Neuropathy:The Pathoneurobiology & Treatment Update. USU Press. Medan.

Smeltzer, S.C., Bare, B.G. 2002. Buku Ajar Keperawatan Medikal-Bedah Brunner & Suddarth. 8th Ed. Jakarta: EGC.

Tandra, Hans. 2007. Segala Sesuatu yang Harus Anda Ketahui tentang Diabetes.

Vogenberg, F.R., 2001, Introduction to Applied Pharmacoeconomics, McGraw-Hill, New York.

Woolf, C.J. 2004. Pain: Moving from Symptom Control toward Mechanism-Spesific Pharmacologic Management. Ann Intern Med. 140: 441-51.

Published
2018-12-27
How to Cite
Qiyaam, N. (2018). GAMBARAN BIAYA MEDIS LANGSUNG PENGOBATAN NYERI NEUROPATIK PASIEN RAWAT JALAN DI RSUD PROVINSI NTB TAHUN 2017. Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 1(2), 161-169. Retrieved from http://jiis.akfar-isfibjm.ac.id/index.php?journal=JIFI&page=article&op=view&path[]=202
Section
Articles