PENGARUH PERBANDINGAN KONSENTRASI PELARUT TERHADAP KADAR FLAVONOID TOTAL PADA EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus)

  • Dian Kartikasari
  • Meri Ropiqa akademi farmasi yarsi pontianak
  • Dwi Nur Oktavianti akademi farmasi yarsi pontianak

Abstract

Buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) merupakan salah satu tanaman yang sangat potensial untuk dikembangkan, salah satunya yaitu sebagai sumber antioksidan alami. Salah satu bagian dari buah naga merah yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kulit buah naga merah yang diketahui juga memiliki antioksidan alami, sehingga tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perbandingan konsentrasi pelarut metanol dan air terhadap kadar flavonoid total pada ekstrak kulit buah naga merah. Penelitian ini dilakukan menggunakan alat spektrofotometri UV-Vis dengan metode kolorimetri, dengan pembanding kuersetin. Menggunakan panjang gelombang 432 nm. Hasil pengukuran menunjukkan kandungan flavonoid total ekstrak kulit buah naga merah dengan perbandingan konsentrasi pelarut metanol:air (0:1) memberikan kadar senyawa flavonoid lebih tinggi yaitu 0,44% dibandingkan dengan perbandingan konsentrasi pelarut metanol:air (1:0) yaitu 0,22% dan metanol:air (1:1) yaitu 0,18%.

References

Azizah, N.D, Kumolowati, E, Faramayuda, F. 2014. Penetapan Kadar Flavonoid Metode AlCl3 Pada Ekstrak Metanol Kulit Buah Kakao (Theobroma Cacao L.), Kartika Jurnal Ilmiah Farmasi. 2 (2): 45-49

Budilaksono W., Wahdaningsih S., Fahrurroji A. 2014. Uji Aktivitas Antioksidan Fraksi N-heksan Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Menggunakan Metode DPPH (1,1-Defenil-2-Pikrilhidrazil), Skripsi, Universitas Tanjungpura.

Harborne, J.B. 1996. Metode Fitokimia Penuntun Cara Modern Menganalisis Tumbuhan. Diterjemahkan oleh Padmawinata, Soedira. Bandung: ITB Press.

Neldawati., Ratnawulan dan Gusnedi. 2013. Analisis Nilai Absorbansi dalam Penentuan Kadar Flavonoid untuk Berbagai Jenis Daun Tanaman Obat. Padang: Universitas Negeri Padang.

Nurfazela. 2015. Isolasi dan Identifikasi Senyawa Flavonoid Ekstrak Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Secara Kromatografi Lapis Tipis. Akademi Farmasi Yarsi Pontianak. Karya Tulis Ilmiah.

Pourmourad F., Hosseinimehr, S.J, Shahabimajd., N. 2006. Antioxidant Activity, Phenol And Flavonoid Contents Of Some Selected Iranian Medicinal Plants. African Journal of Biotechnology, 5(11), 1142-1143.

Rivai H., Widya Ernita., Rusdi. 2013. Pengaruh Perbandingan Pelarut Etanol-Air Terhadap Kadar Senyawa Fenolat Total Dan Daya Antioksidan Dari Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata L.). Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi, Vol (18): 35-42.

Sugrani, Andis.. 2009. Kimia Organik Bahan Alam. Flavonoid (Quercetin). Makasar: Fakultas MIPA. Universitas Hasanuddin

Published
2018-12-27
How to Cite
Kartikasari, D., Ropiqa, M., & Oktavianti, D. (2018). PENGARUH PERBANDINGAN KONSENTRASI PELARUT TERHADAP KADAR FLAVONOID TOTAL PADA EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus). Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 1(2), 218-226. Retrieved from http://jiis.akfar-isfibjm.ac.id/index.php?journal=JIFI&page=article&op=view&path[]=207
Section
Articles