TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS PEKAUMAN BANJARMASIN

  • Noverda Ayuchecaria Akademi Farasi ISFI Banjarmasin
  • Siti Nor Khairah Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin
  • Rina Feteriyani Puskesmas Pekauman Banjarmasin

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang tidak dapat disembuhkan, hanya dapat di kontrol dan membutuhkan pengobatan dalam jangka panjang bahkan seumur hidup, ketidakpatuhan terhadap terapi hipertensi merupakan faktor yang menghambat pengontrolan tekanan darah sehingga membutuhkan  intervensi untuk meningkatkan kepatuhan terapi. Kepatuhan dalam pengobatan dapat diartikan sebagai perilaku pasien mentaati semua nasehat dan petunjuk yang dianjurkan oleh tenaga medis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepatuhan minum obat pasien hipertensi di Puskesmas Pekauman Banjarmasin.Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling, dimana semua populasi yang datang dan memenuhi kriteria inklusi dimasukkan sebagai sampel dalam penelitian. Sampel yang memenuhi kriteria inklusi sejumlah 206 pasien. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian lembar kuesioner Medication Adherence Report Scale (MARS). Penelitian dilakukan pada periode 21 juni – 21 juli 2018. Hasil kuisioner yang didapat kemudian dikumpulkan dan dilakukan pengolahan data.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di Puskesmas Pekauman Banjarmasin dapat ditarik kesimpulan bahwa Tingkat Kepatuhan Minum Obat Pasien Hipertensi dengan kategori “tinggi” sebesar 30,09%, kategori “sedang” sebesar 45,14% dan kategori “rendah” sebesar 24,75%.

References

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2013, Riset kesehatan dasar Republik Indonesia, Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Mutmainah, N., Mila R., 2010, Hubungan antara kepatuhan penggunaan obat dan keberhasilam terapi pada pasien hipertensi di Rumah Sakit Surakarta tahun 2010. Pharmacon, 11 : 2

Gwadry-Sridhar F.H., Manias E., Lal L., et al., 2013, Impact of interventions on medication adherence and blood pressure control in patients with essential hypertension: A systematic review by the ISPOR medication adherence and persistence special interest group, Value Health, 16(5):863–71

Parati, G., Omboni S., Compare A., et al., 3012, Blood pressure control and treatment adherence in hypertensive patients with metabolic syndrome: Protocol of a randomized controlled study based on home blood pressure telemonitoring vs. conventional management and assessment of psychological determinants of adherence (TELEBPMET Study), Trials Journal, 14:22

Yasin, D., 2012, Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di poliklinik jantung Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Syaiful Anwar Malang, Surabaya

Coylewright, M., Reckelhoff, JF., Ouyang, P., 2008, Menopause and hypertension: an age-old debate, Hypertension, 51:952-959

Nugroho, 2008, Keperawatan Gerontik. Buku Kedokteran EGC: Jakarta.

Kristianti, Putri, 2015, Efektifitas dan Efek Samping Penggunaan Obat Antihipertensi pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Kalirungkut Surabaya, Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya, 4:2

Johnson, R.J., Feehally J., Floege J., 2015, Comprehensive Clinical Nephrology : 5th edition, Elseiver Saunders: Philadelpia

Niven, N., 2012, Pengantar untuk Perawat dan Profesional, Psikologi Kesehatan(ed.2), EGC, Jakarta

Febriana, A., 2014, Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan Di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Ulin Banjarmasin, Karya Tulis Ilmiah, Akademi Farmasi ISFI, Banjarmasin.

CMSA, 2006, Case Management Adherence Guidelines Version 2.0., www.cmsa.org, diakses tanggal 1 Januari 2018.

Alfian, R., 2015, Layanan Pesan Singkat Pengingat untuk Meningkatkan Kepatuhan Minum Obat dan Kontrol Glikemik Pasien Diabetes Melitus di RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin, Media Farmasi, Vol.12, No.1 Hal : 129-138

Published
2018-12-27
How to Cite
Ayuchecaria, N., Khairah, S., & Feteriyani, R. (2018). TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS PEKAUMAN BANJARMASIN. Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 1(2), 234-242. Retrieved from http://jiis.akfar-isfibjm.ac.id/index.php?journal=JIFI&page=article&op=view&path[]=228
Section
Articles