UJI AKTIVITAS PENGHAMBAT ENZIM TIROSINASE DARI FRAKSI ETIL ASETAT DAUN SUKUN (Artocarpus altilis Park. [Fosberg])

  • Irvani Rakhmawati Program Studi Farmasi - Universitas Esa Unggul
  • Nissa Anggastya Fentami Program Studi Farmasi - Universitas Esa Unggul

Abstract

Hiperpigmentasi merupakan salah satu masalah pada kulit yang ditandai dengan timbulnya bercak coklat pada kulit. Kondisi tersebut disebabkan oleh berlebihnya produksi pigmen melanin akibat paparan sinar ultraviolet dari matahari atau akibat stimulasi melanosit oleh radikal bebas. Berbagai agen pencerah kulit dari bahan alam terus dicari dan diteliti untuk menemukan agen pencerah kulit dengan efek samping yang lebih ringan. Pada penelitian ini dilakukan pengujian terhadap aktivitas penghambatan enzim tirosinase dari fraksi etil asetat daun sukun. Simplisia kering daun sukun diekstraksi dengan cara maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian ekstrak kental diekstraksi kembali dengan fraksinasi bertingkat dan diambil fraksi etil asetatnya. Beberapa konsentrasi fraksi etil asetat daun sukun diuji aktivitasnya terhadap enzim tirosinase jamur dan menggunakan asam kojat sebagai senyawa kontrol positif. Pada konsentrasi 500 ppm, fraksi etil asetat menunjukkan aktivitas penghambatan sebesar 25,369%. Jika dibandingkan dengan senyawa  asam kojat pada konsentrasi yang sama, aktivitas penghambatan enzim dari fraksi etil asetat daun sukun sangat lemah.

Author Biography

Irvani Rakhmawati, Program Studi Farmasi - Universitas Esa Unggul
Dosen tidak tetap di program studi Farmasi Universitas Esa Unggul, Jakarta.

References

Jean-Paul Ortonne dan Donald L. Bissett, 2008, Latest Insight into Skin Hyperpigmentation, Journal of Investigative Dermatology Symposium Proceedings, Volume 13, 10-14.

Jennifer, C., Stephie, C. M., Abhishri, S. B., dan Shalini B. U, 2012, International Journalof Pharma and Bio Sciences, Volume 3, edisi 4, 332-347.

H. Y. Park, M. Kosmadaki, M. Yaar, dan B. A. Gilchrest, 2009, Cellular mechanisms regulating human melanogenesis, Cellular and Molecular Life Sciences, Volume 66, 1493-1506.

Enos Tangke Arung, Irawan Wijaya Kusuma, Yetti Mulyati Iskandar, Seiji Yasutake, Kuniyoshi Shimizu, Ryuichiro Kondo, 2005, Screening of Indonesian plants for tyrosinase inhibitory activity, Journal of Wood Science, Volume 51, 520-525.

V. Ravichandran, S. Vashanti, S. Shalini, S. A. A. Shah, dan R. Haris, 2016, Green synthesis of silver nanoparticles using Atrocarpus altilis leaf extract and the study of their antimicrobial and antioxidant activity, Material Letters, Volume 180, 264-267.

I. Batubara, L. K. Darusman, T. Mitsunaga, M. Rahminiwati, dan E. Djauhari, 2010, Potency of Indonesian Medicinal Plants as Tyrosinase Inhibitor and Antioxidant Agent, Journal of Biological Sciences, Volume 10, edisi 2, 138-144.

H. A. Adinugraha dan N. K. Kartikawati, 2012, Variasi Morfologi Dan Kandungan Gizi Buah Sukun, Wana Benih, Volume 13, No. 2, 99-106.

S. Susiarti dan R. D. Rahayu, 2003, Pemanfaatan Tumbuhan Dalam Kehidupan Masyarakat Suku Muyu Didesa Soa Dan Sekitarnya, Merauke, Papua, Benta Biologi, Volume 6, Nomor 5, 705-711.

Published
2018-12-27
How to Cite
Rakhmawati, I., & Fentami, N. (2018). UJI AKTIVITAS PENGHAMBAT ENZIM TIROSINASE DARI FRAKSI ETIL ASETAT DAUN SUKUN (Artocarpus altilis Park. [Fosberg]). Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 1(2), 268-273. Retrieved from http://jiis.akfar-isfibjm.ac.id/index.php?journal=JIFI&page=article&op=view&path[]=234
Section
Articles