Optimasi Ekstrak Daun Karamunting (Melastoma malabathricum L.) dari Berbagai Pelarut sebagai Antibakteri Tifoid

  • Rakhmadhan Niah Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin
  • Dwi Rizki Febrianti Akademi Farmasi ISFI

Abstract

Pengobatan Salmonellosis menggunakan antibiotik yang dapat menyebabkan dehidrasi, gangguan elektrolit, kerusakan organ hati, ginjal dan resistensi dalam penggunaannya. Oleh karena itu, perlu dicari alternatif senyawa baru sebagai antibiotik dengan efektivitas besar, efek samping kecil dan harga terjangkau. Daun Karamunting diduga memiliki kandungan metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, tannin, fenol dan saponin. Namun perlu dikembangkan pemanfaatan daun karamunting dalam bentuk ekstrak dengan pemilihan pelarut yang tepat. Tujuan Penelitian ini adalah mengoptimasi ekstrak daun karamunting (Melastoma malabathricum L.)  dari berbagai pelarut sebagai antibakteri Salmonella typhi penyebab demam typhoid.Penelitian dilakukan menggunakan metode difusi cara sumuran. Parameter yang digunakan pada penentuan aktivitas antibakteri yaitu zona hambat yang terbentuk. Konsentrasi yang digunakan adalah 2,5%b/v, 5%b/v, 10%b/v dan 20%b/v. Data dianalisis secara statistik menggunakan SPSS versi 16.Berdasarkan hasil tersebut, terlihat bahwa pada kelompok konsentrasi yang memiliki daya hambat tertinggi berturut-turut adalah konsentrasi 20% ekstrak metanol (24,24 mm), kontrol positif (22,83 mm), konsentrasi 10% ekstrak metanol (16,37mm), konsentrasi 5% ekstrak metanol (10,75 mm), konsentrasi 20% ekstrak N-Heksane (6,06 mm), konsentrasi 10% ekstrak N-Heksane (2,09 mm), konsentrasi 5% ekstrak N-Heksane (1,14 mm ), konsentrasi 2,5% ekstrak metanol (1,14 mm) dan konsentrasi 2,5 % ekstrak N-Heksane tidak memiliki daya hambat terhadap bakteri Salmonela typhi.

References

Bhutta Z.A.Typhoid fever. Demam tipus. In: Rakel P, Bope ET, eds. Conn ’s. Current Therapy; 2008.

Komala, O., Sari, B.L., Sakinah, N. Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Buah Pare (Momordica Charantia L) Sebagai Antibakteri Salmonella Typhi. Fitofarmaka. 2012; Vol. 2 No. 1. Hal 36-41.

Niah, Rakhmadhan. Uji Aktivitas Ekstrak Etanol 96% Daun Karamunting (Melastoma Malabathricum L.) Terhadap Salmonella Typhi. Jurnal Insan Farmasi Indonesia. 2018; 1.1: 113-121.

Christiani, S., Fridayanti, A., Rusli, R. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Akar Karamunting (Melastoma Malabathricum), Potensi Produk Farmasi dari Bahan Alam Hayati untuk Pelayanan Kesehatan di Indonesia serta Strategi Penemuannya. Prosiding Seminar Nasional Kefarmasian Ke-1. Samarinda; 2015.

Joffry, Mohd S., Yob N. J., Rofiee M. S., Moer Mohd M. M. R., Afandi, Suhaili Z.,Othman F., Akim, Desa M. N. M., dan Zakaria. Melastoma malabathricum (L.) Smith Ethnomedicinal Uses, Chemical Constituents, and Pharmacological Properties: A Review, Artikel, Hindawi Publishing Corporation. Malaysia; 2012.

Rohyami, Y. Penentuan Kandungan Flavonoid Dari Ekstrak Metanol Daging Buah Mahkota Dea (Phaleria macrocarpa Scheff Boerl). Logika. 2008; Vol. 5(1): 1-8.

Robinson, T. Kandungan Organik Tumbuhan Tinggi. ITB. Bandung; 1995.

Puspitasari, G., Murwani, S., dan Hermawati. Uji Daya Antibakteri Perasan Mengkudu Matang (Morinda citrifolia) Terhadap Bakteri Methcilin. 2012.

Niah, Rakhmadhan; Baharsyah, Riki Nirwan. Potensi Ekstrak Daun Tanaman Karamunting (Melastoma Malabathricum L.) Di Daerah Kalimantan Sebagai Antibakteri Staphylococcus Aureus. Jurnal Ilmiah Manuntung. 2018; 4.1: 36-40.

Hernani dan Nurdjanah, R. Aspek Pengeringan Dalam Mempertahankan Kandungan Metabolit Sekunder Pada Tanaman Obat. Perkembangan Teknologi TRQ. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian. Bogor: 2009; 21(2):33-39.

Irene Edith Rieuwpassa, Rahmat, Karlina. Daya hambat ekstrak Aloe vera terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus (studi in vitro). Universitas Hasanuddin Makassar. Indonesia; 2011.

Dahlan, Sopiyudin. Statistik Untuk Kedokteran dan Kesehatan Edisi 6. Jakarta: Salemba Medika; 2016.

Cornell University. Medical plants in Vietnam. World Health Organization. Regional Office for the Western Pacific; 2009.

Published
2018-12-27
How to Cite
1.
Niah R, Febrianti D. Optimasi Ekstrak Daun Karamunting (Melastoma malabathricum L.) dari Berbagai Pelarut sebagai Antibakteri Tifoid. JIFI [Internet]. 27Dec.2018 [cited 24Aug.2019];1(2):191-00. Available from: http://jiis.akfar-isfibjm.ac.id/index.php?journal=JIFI&page=article&op=view&path[]=237
Section
Articles