IDENTIFIKASI KANDUNGAN FITOKIMIA EKSTRAK OKRA MERAH (Abelmoschus Esculentus) DAN UJI AKTIVITAS ANTIBIOTIK TERHADAP BAKTERI ESCHERICHIA COLI

  • Ni Made Ayu Nila Septianingrum
  • Widarika Santi Hapsari Universitas Muhammadiyah Magelang
  • Alfian Syariffudin Universitas Muhammadiyah Magelang

Abstract

 Okra atau yang sering dikenal sebagai nama Ladies Finger memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Ladies finger ini banyak terdapat di negara tropis antara lain Asia dan Afrika. Penduduk Indonesia masih sedikit yang mengenal okra sebagai tanaman kesehatan, biasanya masyarakat memanfaatkan okra sebagai sayuran yang bisa dimakan dengan cara dikukus atau ditumis. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kandungan kimia buah okra merah dengan menggunakan reagen kimia dan nilai daya hambat bakteri yang dihasilkan terhadap bakteri Escherichia coli. Metode kuantitatif dan kualitatif digunakan dalam penelitian ini untuk melihat rendemen dan mendiskripsikan hasil dari ekstrak okra. Hasil penelitian diperoleh rendemen okra sebesar 20.60%. Ekstrak Okra yang diuji mengandung positif senyawa kimia flavonoid, tannin, saponin, triterpenoid, steroid, alkaloid, dan karohidrat, sedangkan glikosida negatif. Zona hambat bakteri ekstrak okra terhadap Escherichia Coli adalah 81 mm sehingga masuk dalam kategori daya hambat rendah. 

References

Ganesh.S, & Vennila, J. J. (2011). Phytochemical Analysis of Acanthus Ilicifolius and Avicennia Officinalis by GC-MS. Academicjournals, 5, 60–65.

Maria, E. E. C., Luciana, M. P. de S., Elba, dos S. F., Amanda, P. de F., Carlos, A. de A. G., Jailane, de S. A., & Tatiane, S.-G. (2015). Nutritional, antinutritional and phytochemical status of okra leaves (Abelmoschus esculentus) subjected to different processes. African Journal of Biotechnology, 14(8), 683–687. https://doi.org/10.5897/AJB2014.14356

Marliana, S. D., Suryanti, V., & Suryono. (2005). Skrining fitokimia dan Analisis Kromatografi Lapis tipis Komponen Buah Labu Siam (Sechium edule Jachq.Swartz) dalam Ekstrak Etanol. Biofarmasi, 3(1), 26–31.

Misna, & Diana, K. (2016). AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KULIT BAWANG MERAH ( Allium cepa L .) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus ANTIBACTERIAL ACTIVITY EXTRACT OF GARLIC ( Allium cepa L .) SKIN AGAINST Staphylococcus aureus, 2(2).

Rofaudin, M. Naufal Fatkhi and Hadadi, A. F. (2017). Ekstraksi Maserasi Sayur Okra (Abelmoschus esculentus L.) Sebagai BAhan Pembuatan Kapsul Ekstrak Okra, 95. Retrieved from http://repository.its.ac.id/47890/

Saha, D., Jain, B., & Jain, V. K. (2011). Phytochemical evaluation and characterization of hypoglycemic activity of various extracts of abelmoschus esculentus linn. fruit. International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences, 3(SUPPL. 2), 183–185.

Tong, P. S. (2016). Okra (Abelmoschus esculentus) – a popular crop and vegetable. UTAR Agriculture Science Journal, 2(3), 39–42.

Yuliastuti, F., Lutfiyati, H., Dianita, P. S., Hapsari, W. S., & Putri, M. (2017). Identifikasi Kandungan Fitokimia dan Angka Lempeng Total ( ALT ) Ektrak Daun Landep ( Barleria prioritis L .), 389–396.

Published
2018-12-27
How to Cite
Septianingrum, N. M., Hapsari, W., & Syariffudin, A. (2018). IDENTIFIKASI KANDUNGAN FITOKIMIA EKSTRAK OKRA MERAH (Abelmoschus Esculentus) DAN UJI AKTIVITAS ANTIBIOTIK TERHADAP BAKTERI ESCHERICHIA COLI. Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 1(2), 170-177. Retrieved from http://jiis.akfar-isfibjm.ac.id/index.php?journal=JIFI&page=article&op=view&path[]=240
Section
Articles