PENETAPAN KADAR FENILBUTAZON DAN PARASETAMOL DIDALAM JAMU PEGAL LINU YANG BEREDAR DI KOTA MALANG SECARA KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS DENSITOMETRI

  • Rollando Rollando Universitas Ma Chung, Malang, Jawa Timur, Indonesia.
  • Erizcha Debora Embang Universitas Ma Chung, Malang, Jawa Timur, Indonesia.
  • Eva Monica Universitas Ma Chung, Malang, Jawa Timur, Indonesia.

Abstract

Traditional medicine or commonly known as herbal medicine is often found, because its free to use without consulting medical therefore. Chemical drugs in the herbal products are still often found. Drug chemicals often added to herbs are paracetamol and phenylbutazone. In this study TLC Densitometry system used to detect paracetamol and phenylbutazone, to get optimal TLC system, validation includes selectivity, linearity, accuracy, precision, LOD and LOQ, determination of paracetamol and phenylbutazone in herbal samples.Optimal mobile phase for detection paracetamol and phenylbutazone is ethyl acetate : chloroform (2:1). Maximum wavelength of 240 nm paracetamol, 237 nm phenylbutazone. The method used has selectivity, linearity and met the criteria of accuracy and precision, but the limit detection and limit quantitation do not met requirements. The result of the study 30 samples of herbs, found 5 samples were positive containing phenylbutazone that samples j, k, s, u and v with successive percentpercentages of 9,5053%; 10,6138%; 62,8776%; 42,8839% and 24,9238%.

References

Amelia, Yulida Nasution. 2009. Penetapan Kadar Zat Aktif Parasetamol dalam Obat Sediaan Oral dengan Metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT). Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Sumatera Utara, Medan

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. 2005. Tentang Kriteria dan Tata Laksana Pendaftaran Obat Tradisional, Obat Herbal, Terstandar dan Fitofarmaka. HK. 00.05.41.1384

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. 2010. Tentang Obat Tradisional Mengandung Bahan Kimia Obat. HM. 03.03.1.43.08.10.8013

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. 2014. Tentang Obat Tradisional Mengandung Bahan Kimia Obat. HM 04.01.1.43.11.14.74

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. 2016. Bahan Kimia Obat yang Sering Ditambahkan ke Jamu. Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan RI

Badan Pengawas Obat dan Makanan. 2013 Hasil Pengawasan Obat Tradisional Mengandung Bahan Kimia Obat. http://www.pom.go.id/new/index.php/view/pers/218/Hasil-Pengawasan-Obat-Tradisional-Mengandung-Bahan-Kimia-Obat.html [diakses pada 5 Februari 2018]

Badan Pengawas Obat dan Makanan. 2015. Bahan Kimia Obat dalam Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan. Biro Hukum dan Humas Badan POM RI

Bebenista and Nowak. 2014. Paracetamol: Mechanism of Action Applications and Safety concern. Acta Poloniae Journals. Vol 71 (1): 11-23

Beers, S. 2013. Jamu Sakti Basmi Penyakit, Awet Muda dan Kecantikan. Diterjemahkan oleh: Iryani. Jakarta: PT. Ufuk Publishing House

Chaowuttikul. 2014. Quantitative Determination of Usnic Acid Content in Usnea siamensis by TLC- Densitometry and TLC Image Analysis. Journal of Pharmaceutical, Biological and Chemical Science.Vol 5 (1), 118

Clark, Jim. 2007. Kromatografi Lapis Tipis. http://www.chem-is-try.org [diakses pada 22 Oktober 2018]

Dahana dan Desty. 2013. Analisis Kualitatif Parasetamol Pada Jamu Pegal Linu dalam Kemasan yang Beredar di Kota Banjarmasin. Karya Tulis Ilmiah. Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin.

Dalili. 2014. Physical A CHMB41H3 Organic Chemistry Part 1. Course Hero. University of Taronto

Dalimartha S., Adrian F. 2013. Ramuan Herbal Tumpas Penyakit. Penebar Swadaya. Jakarta. hal 22

Deinstrop, E. H. 2007. Applied Thin-Layer Chromatography: Best Practice and Avoidance of Mistake (2nd Ed). Penerjemah: R.G Leach. Weingheim: Wileyvch Verlag GmbH & Co.

Departemen Kesehatan RI. 2012. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 007 Tahun 2012 tentang Registrasi Obat Tradisional

Fonda, J. 2011. Penerapan Metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) untuk membedakan Curcuma domestica Val., Curcuma xanthorrhiza Roxb., Curcuma zedoaria Rosc., Curcuma mangga Val. & van Zijp., Curcuma aeroginossa Roxb dalam campuran. Tugas Akhir. Fakultas Farmasi Universitas Airlangga.

Gitawati. 2013. Analisis Adulterasi Jamu Pegal Linu yang Diperoleh dari Pasar di Jakarta dan Sekitarnya. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan. Vol 15 (3): 269-274

Gocan. 2002. Stationary Phases for Thin-Layer Chromatography. Journal of Chromatographic Science. Vol 40, 1-12

Gunawan. 2007. Farmakologi dan Terapi Edisi 5. Departemen Farmakologi dan Terapetik FKUI.

Hahn. 2007. Applied Thin-Layer-Chromatography. Wiley-VCH. Best Pratice and Avoidance of Mistake, Second, Revised and Enlarged Edition

Harmita. 2004. Petunjuk Pelaksanaan Validasi Metode dan Cara Perhitungannya. Majalah Ilmu Kefarmasian. Vol 1. Hal. 119, 122.

Hendayana. 2006. Kimia Pemisahan, PT Remaja Roskadarya, Bandung.

Hermanto. 2007. Pilih Jamu dan Herbal tanpa Efek Samping. PT. Elex Media Komputindo, Jakarta

ICH. 2005. Validation of Analytical Procedures: Text and Methodology. Internasional Conference on Harmonization

Internasional Conference on Harmonization (ICH) Q2A. 1995. Text on Validation of Analitycal Procedures.

Katzung B. G. 2007. Basic and Clinical Pharmacology. 10th ed. Boston: McGraw Hill

Katzung, B.G. 2011. Farmakologi Dasar dam Klinik Edisi 10. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2014. Farmakope Indonesia Edisi V. Kementerian Kesehatan RI. Jakarta

Lees and Louis. 2013. Pharmacokinetics, Pharmacodynamics, Metabolism, Toxicology and Residues of Phenylbutazone in Humans and Horses. The Veterinary Journal 196. 294-303

Lestari. 2012. Optimasi Pelarut Etanol-Air dalam Proses Ekstraksi Herba Pegagan (Centella asiatica [L] Urban) pada Suhu Terukur. Bionatura Jurnal llmu-Ilmu Hayati dan Fisik. Vol 4 (2)

Maryam, R. 2007. Metode Deteksi Mitoksin. Balai Penelitian Veteriner, Jakarta.

Menkes RI. 2007. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 381/MENKES/SK/III/2007 tentang Kebijakan Obat Tradisional Nasional

Myers, R., Montgomery, D., Cook, C. 2009. Response Surface Methodology. Third ed. John Wiley & Sons. Inc. Hoboken, New Jersey. Canada

Nasution, Rozaini. 2003. Teknik Sampling. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Sumatera Utara, Medan

Nurlaela. 2012. Optimasi Komposisi Tween 80 dan Span 80 sebagai Emulgator dalam Repelan Minyak Atsiri Daun Sere (Cymbopogon citrarus (DC) Stapf) Terhadap Nyamuk Aedes aegypti Betina pada Basis Vanishing Cream dengan Metode Simplex Lattice Design. Jurnal Ilmiah Kefarmasian. Vol 2 (1), 41-54

Popovic, N., Joseph. 2014 Comparative Study of The Quantification of Thin Layer Chromatograms of A Model Dye using Three Types of Commercial Densitometers and Image Analysis with ImageJ. Departement of Chemistry, Lafayette Collage, Easton, USA. Vol 9

Puspita. 2009. Pengoptimuman Fase Gerak KLT Menggunakan Desain Campuran untuk Pemisahan Komponen Ekstrak Meniran (Phyllanthus niruri). Departemen Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Institut Pertanian Bogor.

Rahmawati, F. 2015. Optimasi Penggunaan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) pada Pemisahan Senyawa Alkaloid Daun Pulai (Alstonia scholaris L. R. Br). Skripsi. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Sabrina, A., Surjani W dan Zeena. 2012. Perbandingan Metode Spektrofotometri UV-Vis dan KCKT pada Analisis Kadar Assam Benzoat dan Kafein dalam Teh Kemasan. Universitas Negeri Malang.

Satish., Mandlik et al. Application of Simplex Lattice Design in Formulation and Development of Buoyant Matrices of Dipyridamole. Journal of Applied Pharmaceutical Science. Vol 2 (12) (2012)

Setiawati A., F.D. Suyatna dan S. Gan. 2007. Pengantar Farmakologi. In: Gunawan S.G., R. Setiabudy, Nafrialdi dan Elysabeth. Farmakologi dan Terapi. 5th ed. Jakarta: Departemen Farmakologi dan Terapeutik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 1-11.

Sherma, J., Fried, B., Dekker, M. 2003. Handbook of Thin -Layer Chromatography. Third ed. Marcel Dekker. Inc. New York. XV. 997

Sholikha dan Anggraini. 2016. Analisis Fenilbutazon dalam Jamu Pegal Linu yang Beredar di daerah Cibubur, Jakarta Timur. Sainsteh Farma. Vol 9 (1)

Spangenberg, B., Poole, C.F. & Weins, C. 2011. Quantitative Thin Layer Chromatography: A Practical Survei, Springer- Verlag Berlin Heidelberg New York

Sulastri, Siti. 2009. Modifikasi Silika Gel dalam Kaitannya dengan Peningkatan Manfaat. Prosiding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan dan Penerapan MIPA. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Yogyakarta

Surendra, M., Yugandharudu & Viswasanthi. 2012. A Review on Basic Chromatographic Techniques. International Journal of Medicinal Chemistry & Analyis. Vol 2 (1)

Tjay, Tan Hoan dan Kirana Rahardja. 2007. Obat-Obat Penting Khasiat, Penggunaan dan Efek-Efek Sampingnya. Edisi Keenam. 262, 269-271. PT. Elex Media Komputindo, Jakarta

Tourisma. 2011. Identifikasi dan Penentuan Kadar Parasetamol dan Fenilbutazon dalam Jamu Pegal Linu yang beredar di Surabaya secara Kromatografi Lapis Tipis- Densitometri. Fakultas Farmasi-Unika Widya Mandala Surabaya.

Twycross. 2013. Acetaminophen (Paracetamol). Journal of Pain and Symptom Management. Vol 46 (5)

Yuliarti, N. 2008. Sehat, Cantik, Bugar dengan herbal dan Obat Tradisional. Andi, Jakarta

Yulida, N. 2009. Penetapan Kadar Zat Aktif Parasetamol dalam Obat Sediaan Oral dengan Metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT). Tugas Akhir. Universitas Sumatera Utara

Published
2019-05-29
How to Cite
1.
Rollando R, Embang E, Monica E. PENETAPAN KADAR FENILBUTAZON DAN PARASETAMOL DIDALAM JAMU PEGAL LINU YANG BEREDAR DI KOTA MALANG SECARA KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS DENSITOMETRI. JIFI [Internet]. 29May2019 [cited 24Oct.2019];2(1):126-38. Available from: http://jiis.akfar-isfibjm.ac.id/index.php?journal=JIFI&page=article&op=view&path[]=249
Section
Articles