AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK METANOL KULIT JERUK SIAM BANJAR (Citrus reticulata)

  • Dwi Rizki Febrianti Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin
  • Novia Ariani Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin
  • Rakhmadhan Niah Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin
  • Rahmatul Jannah Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin
Keywords: antioxidant, siam Banjar orange peel, DPPH, IC50

Abstract

Radikal bebas merupakan faktor yang menyebabkan terjadinya berbagai penyakit degeneratif. Penyakit degeneratif telah menjadi penyebab kematian terbesar di Indonesia. menghindari dampak negatif dari radikal bebas maka diperlukan antioksidan. Kulit jeruk siam banjar diekstraksi menggunakan metode maserasi, proses ekstrasksi dengan pelarut metanol. Tujuan dari penelitan adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak metanol kulit jeruk siam banjar meggunakan metode DPPH. Metode yang digunakan spektrofotometer UV-Visible, dimana hasil dari absorbansi dimasukkan dalam rumus persen aktivitas antioksidan. Setelah didapatkan persen aktivitas antioksidan dilakukan perhitungan IC50 menggunakan regresi linier Hasil penelitian menunjukkan bahwa kulit jeruk siam banjar mengandung Antioksidan yaitu 175 ppm (14,01%), 200 ppm (22,25%), 225 ppm (31,73%), 250 ppm (45,32%), 275 ppm (54,53%) dengan nilai IC50 sebesar 264 ppm.
Published
2019-05-29
How to Cite
1.
Febrianti D, Ariani N, Niah R, Jannah R. AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK METANOL KULIT JERUK SIAM BANJAR (Citrus reticulata). JIFI [Internet]. 29May2019 [cited 8Dec.2019];2(1):1-. Available from: http://jiis.akfar-isfibjm.ac.id/index.php?journal=JIFI&page=article&op=view&path[]=298
Section
Articles