EVALUASI PENYIMPANAN SEDIAAN FARMASI DI GUDANG PUSKESMAS SE KOTA BANJARMASIN

  • Amaliyah Wahyuni AKADEMI FARMASI ISFI BANJARMASIN
  • Saftia Aryzki Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin
  • Isnani Yuliana Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin
Keywords: Evaluation, Storage, Community Health Center

Abstract

Penyimpanan sediaan farmasi merupakan suatu kegiatan pengaturan terhadap sediaan farmasi yang diterima agar aman (tidak hilang), terhindar dari kerusakan fisik maupun kimia dan mutu nya tetap terjamin, sesuai dengan persyaratan yang di tetapkan. Peneliti tertarik ingin mengetahui persentase kesesuaian penyimpanan sediaan farmasi serta faktor-faktor ketidaksesuaiaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional yaitu mendeskripsikan peyimpanan sediaan farmasi di gudang puskesmas. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah non probability sampling yaitu sampling jenuh dimana seluruh populasi digunakan sebagai sampel. Hasil penelitian diperoleh kesesuaiaan penyimpanan sediaan farmasi se Kota Banjarmasin menggunakan dua parameter yaitu Permenkes No.74 tahun 2016 dan Peraturan badan POM No.4 tahun 2018 dengan 33 indiktor. Nilai persentase kesesuaian penyimpanan : 96,97%  Puskesmas Pekapuran Raya, Puskesmas 9 November dan Puskesmas Pemurus Baru, 93,94% Puskesmas Sungai Mesa, Sungai Jingah, Kuin Raya dan Kelayan Dalam, 90,91% Puskesmas Cempaka dan Beruntung Raya,  87,88% Puskesmas Pelambuan dan Pekauman, 84,85% Puskesmas Basirih Baru, S.Parman, Pemurus Dalam dan Karang Mekar, 81,82% Puskesmas Terminal, Kelayan Timur, Alalak Tengah, Gedang Hanyar, Kayu Tangi dan Banjarmasin Indah, 78,79% Puskesmas Sungai Bilu dan Puskesmas Teluk Tiram. Penyebab ketidaksesuaian tersebut adalah penyusunan sediaan farmasi, tempat/ letak sediaan farmasi, ruang penyimpanan sediaan farmasi dan faktor manusia itu sendiri dalam melakukan penyimpanan.

References

Menteri Kesehatan RI, P. (2014) ‘peraturan menteri kesehatan republik indonesia nomor 75 tahun 2014’, permenkes, 8(33), p. 44.

Azis, S., Herman, M. J. and Mun, A. (2005) ‘Kemampuan Petugas Menggunakan Dan Pembiayaan Obat’, II(2), pp. 62–73.

Menteri kesehatan (2016) peraturan menteri kesehatan republik indonesia nomor 74 tahun 2016.

Husnawati, Lukman, A. and Ardyansyah, I. (2016) ‘Implementasi Sistem Penyimpanan Obat di Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Kotamdya Pekanbaru’, Scientia, 6(1), pp. 7–12.

Winadi, J. A. and Umy, F. F. (2017) ‘[Naskah Publikasi Karya Tulis Ilmiah] 31 Juli 2017’, pp. 1–11.

MMA Saputera, A Husna, A Sarbini (2019) ‘Evaluasi Sistem Penyimpanan Obat di UPT Instalasi Farmasi Kabupaten Banjar’ Jurnal Insan Farmasi Indonesia 2 (1), pp 54 - 63

Published
2019-12-28
How to Cite
1.
Wahyuni A, Aryzki S, Yuliana I. EVALUASI PENYIMPANAN SEDIAAN FARMASI DI GUDANG PUSKESMAS SE KOTA BANJARMASIN. JIFI [Internet]. 28Dec.2019 [cited 9Jul.2020];2(2):166-74. Available from: http://jiis.akfar-isfibjm.ac.id/index.php?journal=JIFI&page=article&op=view&path[]=412
Section
Articles