EFEK GEL EKSTRAK ETANOL DAUN ASAM JAWA (Tamarindus indica L.) SEBAGAI PENYEMBUHAN LUKA INSISI PADA TIKUS JANTAN GALUR Sprague Dawley

  • Agustina Susilowati Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta
  • Nanda Syta Nur’aini Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta
Keywords: Gel, Extract, Tamarind Leaves, Incision Wound

Abstract

The skin is the outermost organ that protects the body from external damage and can experience injury. Tamarind leaves have several benefits, one of the properties is as a wound healer. This research using 25 male rats Sprague Dawley strain divided into 5 groups. The group consisted of a negative control (base gel), a positive control (comersial gel), an extract of tamarind leaves gel concentration 0.5%, 1%, and 2%. Gel application was carried out 3 times daily as much as 0.2 g for 5 days at the same hour by observing the length of the wound and scab formation. The results showed that the scab appeared on the 3rd day of the early stage of the proliferation process. Extract gel of tamarind leaves with a concentration of 0.5%, 1% and 2% had activity as an incision wound healing until day 5 showed the percentage of incision wound healing reached 17%, 19.8% and 25%. The main efficacious chemical compound for wound healing are flavonoids, saponins and tannins. Based on these results, it can be concluded that concentration extract of tamarind leaves gel the most effective as an incision wound healer is 2% with a wound healing percentage reaching 25%.

References

Kartika, R. W. 2015. Perawatan Luka Kronis dengan Modern Dressing, CDK-230. 42(7): 546-550.

Andriyani, L. 2018. Uji Aktivitas Ekstrak Etanol Daun Asam Jawa (Tamarindus indica L.) Terhadap Penyembuhan Luka Bakar Pada Mencit Jantan Galur Swiss. Karya Tulis Ilmiah. Yogyakarta: Akademi Indonesia Yogyakarta.

Rasy, V. 2013. 30 Tanaman Herbal Untuk Pengobatan Tradisional.Yogyakarta: Penerbit Sakti, 33-41.

Mun’im, A., Endang H., dan Rahmadiah. 2009. Karakterisasi Ekstrak Etanolik Daun Asam Jawa (Tamarindus indica L.). Majalah Ilmu Kefarmasian. 6(1) : 38-44.

Maharani, A. 2015. Penyakit Kulit “Perawatan, Pencegahan, dan pengobatan”. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Soni, Himesh dan Akhlesh K. S. 2012. A Recent Update of Botanicals For Wound Healing Activity, International Research Journal of Pharmacy. 3(7): 1-7.

Firanita, Tirsa. 2019. Validasi Metode Penetapan Kadar Kuersetin Ekstrak Daun Asam Jawa (Tamarindus indica L.) Secara Spektrofotometri UV-Vis dengan Parameter Nilai Linieritas LOD dan LOQ, Karya Tulis Ilmiah. Yogyakarta: Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta.

Agustina, W., Nurhamidah, dan Dewi Handayani. 2017. Skrining Fitokimia dan Aktivitas Antioksi dan Beberapa Fraksi Dari Kulit Batang Jarak (Ricinus communis L.). Jurnal Pendidikan dan Ilmu Kimia. 1(2): 117-122.

Susilowati, Agustina, Dian Ratna R., dan Erma Y. 2019. Uji Efek Antiinflamasi Gel Ekstrak Etanol Daun Asam Jawa Terhadap Jumlah Neutrofil Pada Tikus Jantan Galur Sprague Dawley. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan dalam Safe Cosmestics For Healthy Skin (pp. 1-9), Bengkulu: Akademi Farmasi Al-Fatah Bengkulu.

Monthly Index of Medical Specialifies, 2017, Bioplacenton, http://www.mims.com/indonesia/drug/info/bioplacenton. 27 Oktober 2019.

Anwar, K., Dewita Fitri W., Nurlely, Liling T., Sudarsono dan Agung E. N. 2018. Aktivitas Gel Ekstrak Etanol Umbi Akar Tawas (Ampeloussus rubiginosa L.) Terhadap Penyembuhan Luka Insisi Pada Tikus Wistar. Traditional Medicine Journal. 23(1): 30-39.

Damayanti, Afrilia dan Endah Ayu F. 2012. Pemungutan Minyak Atsiri Mawar (Rose oil) Dengan Metode Maserasi, Jurnal Bahan Alam Terbuka. 1(2): 1-8.

Diakses tanggal 27 Oktober 2019 pukul 21.45.

Prasetyo, Bayu F., Ietje Wientarsih dan Bambang Pontjo P. 2010. Aktivitas Sediaan Salep Ekstrak Batang Pohon Pisang Ambon (Musa parasidiaca var sapientum) Dalam Proses Persembuhan Luka Pada Mencit (Mus musculus albinus), Majalah Obat Tradisional, 15(3) : 121-137.

Lostapa FW, Wardhita AAGJ, Pemayun IGAGP, dan Sudimartini LM. 2016. Kecepatan Kesembuhan Luka Insisi yang Diberi Amoksisilin dan Asam Mefenamat pada Tikus Putih. Buletin Veteriner Udayana. 8(2): 172-179.

Suwiti NK. 2010. Deteksi Histologik Kesembuhan Luka pada Kulit Pasca Pemberian Daun Mengkudu (Morinda Citrofilia L.). Buletin Veteriner Udayana. 2(1): 1-9.

Naibaho O, Paulina V, Yamlean, dan Wiyono W. 2013. Pengaruh Basis Salep Terhadap Formulasi Sediaan Salep Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) Pada Kulit Punggung Kelinci Yang Dibuat Infeksi Staphylococcus aureus. Journal Ilmiah Farmasi. 2(2): 28.

Gitaraja, W.S dan Ekaputra, E. 2011. Metode perawatan luka. Dalam : Seminar Nasional Keperawatan, 13 November 2011. Jember: PSIK Universitas Jember.

Andriana, Tifani, Andina Rizkia P.K., dan Muhammad Dian F. 2015. Efektivitas Pemberian Gel Binahong (Anredera cordifolia) 5% Terhadap Jumlah Sel Fibroblast Pada Soket Pasca Pencabutan Gigi Marmut (Cavia Cobaya). Dental Journal. 2 (1): 64-70.

Published
2020-05-30
How to Cite
1.
Susilowati A, Nur’aini N. EFEK GEL EKSTRAK ETANOL DAUN ASAM JAWA (Tamarindus indica L.) SEBAGAI PENYEMBUHAN LUKA INSISI PADA TIKUS JANTAN GALUR Sprague Dawley. JIFI [Internet]. 30May2020 [cited 16Jul.2020];3(1):9 -18. Available from: http://jiis.akfar-isfibjm.ac.id/index.php?journal=JIFI&page=article&op=view&path[]=496