ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA OBAT ALPRAZOLAM DAN DIAZEPAM PADA PASIEN DEPRESI DI RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI SULAWESI TENGGARA

  • Musdalipah Musdalipah Program Studi Diploma III Farmasi, Politeknik Bina Husada Kendari
  • Selfyana Austin Tee Program Studi Diploma III Farmasi, Politeknik Bina Husada Kendari

Abstract

Depresi merupakan gangguan mood berkepanjangan yang mempengaruhi seluruh proses mental seseorang, dengan prevalensi pada populasi dunia adalah 3 – 8% dengan 50% kasus terjadi pada usia produktif yaitu 20 – 50 tahun. Di Indonesia, gangguan ini menghabiskan biaya pelayanan kesehatan yang besar, sehingga diperlukan peningkatan efisiensi atau penggunaan dana secara lebih rasional. Tujuan penelitian ialah untuk menganalisis efektivitas biaya obat psikotropika pada pasien depresi di rumah sakit jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan rancangan cross sectional study. Efektivitas pengobatan dianalisis menggunakan ACER (Average Cost Effectiveness Ratio) yang dihitung berdasarkan rasio biaya dan % outcome klinis obat psikotropika dan ICER (Incremental Cost Effectiveness Ratio) dihitung berdasarkan rasio antara selisih biaya dan % outcome klinis pada kedua kelompok terapi. Hasil penelitian menunjukkan efektivitas terapi dan nilai ACER yang diperoleh dari 35 pasien depresi sedang dan berat ialah alprazolam 1 mg sebesar 45% (16.392), alprazolam 0,5 mg sebesar 33% (23.420), diazepam 2 mg dan 5 mg sebesar 0%. Nilai ICER alprazolam berturut-turut adalah -3.680 dan -16.538. Terapi depresi yang paling cost-effective ialah alprazolam 1 mg.

References

Amri, F. 2013, Farmakologi Alprazolam Dalam Mengatasi Gangguan Panik, Jurnal Kedokteran Syiah Kuala, 12(3):187-190, http://ipi428855.pdf. Diakses pada 28 Juli 2018

Andayani, TM. 2013, Farmakoekonomi prinsip dan metodologi, Bursa ilmu, Yogyakarta.

Aryani, F. Heriani, D. Nofriyanti. Muharni, S. Husnawati. 2017, Analisis Efektivitas Dan Terapi Antipsikotik Haloperidol-Klorpromazin Dan Risperidon-Klozapin Pada Pasien Skizofrenia, Pharmachy, 14(1):98-107, http://1340-3539-1-PB.pdf, diakses pada 25 Juni 2018.

Balitbang Kemenkes RI. (2013). Riset Kesehatan Dasar; RISKESDAS. Balitbang Kemenkes RI, Jakarta

Cascio MT, Cella M, Preti A, Meneghelli A, Cocchi A. 2012. Gender and duration of untreated psychosis: a systematic review and meta-analysis. Early Interv Psychiatry ;6(2):115–27. doi: 10.1111/j.1751-7893.2012.00351.x

Chowdhury, Z.S., Morshed, M.M., Shahriar, M., et al. 2016, The Effect of Chronic Alprazolam Intake on Memory, Attention, and Psychomotor Performance in Healthy Human Male Volunteers, Behavioural Neurology, 2016:1-9, http:// BN2016-3730940.pdf. Diakses pada 29 Juli 2018.

Finkel, R., Clark, MA., Cubeddu, LX., Harvey, RA., Champe, PC, 2009, Pharmacology 4th edition,Walters Kluwer, Philadelphia :105-107

Ih, Hariyanto, Putri, R.A, Untari, E.K, 2016, Perbedaan Jenis Terapi Antipsikotik Terhadap Lama Rawat Inap Pasien Skizofrenia Fase Akut di RSJD Sungai Bangkong Pontianak, Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 5(2) : 115 – 112, http://ijcp.or.id. DOI : 10.15416/ijcp.2016.5.2.115

Ismail, R.I. & Siste, K., 2010, Gangguan Depresi, Dalam Elvira, Silvia D., Hadisukanto, Gitayanti, Buku Ajar Psikiatri, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta.

Katzung, B.G. Masters, S.B. Trevor, A.J. 2014. Farmakologi Dasar dan Klinik. Edisi 12. Jakarta: EGC

Kementerian Kesehatan RI 2013, Pedoman Penerpan Kajian Farmakoekonomi. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta

Lorensia, A., dan Doddy, D.Q. 2016. Farmakoekonomi Edisi Kedua. UBAYA, Surabaya

Lukluiyyanti, N.R. 2010, Pola Pengobatan Pasien Depresi Di Rumah Sakit Jiwa Daerah Dr. Rm. Soedjarwadi Provinsi Jawa Tengah Tahun 2009, Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta. http://K100050144.pdf, diakses pada 18 januari 2018

Musdalipah; Setiawan, MA; Santi, E. 2018. analisis efektivitas biaya antibiotik sefotaxime dan gentamisin penderita pneumonia pada balita di RSUD Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara. Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 3(1), 1–11. Retrieved from http://jiis.akfar-isfibjm.ac.id/index.php/JIIS/article/view/104.

Syarif A, Estuningtyas A, Setiawati A, Muchtar A, Arif A, Bahry B, et al. 2007. Farmakologi dan terapi. Jakarta: Departemen Farmakologi dan Terapeutik . FKUI

Published
2018-10-31
How to Cite
Musdalipah, M., & Tee, S. (2018). ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA OBAT ALPRAZOLAM DAN DIAZEPAM PADA PASIEN DEPRESI DI RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI SULAWESI TENGGARA. Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 3(2), 252 - 260. Retrieved from http://jiis.akfar-isfibjm.ac.id/index.php?journal=JIIS&page=article&op=view&path[]=175
Section
Artikel