STUDI FARMAKOVIGILANS OBAT ANTIDIABETES PADA PASIEN RAWAT JALAN DIABETES MELITUS TIPE II DI RSUD DR. H. MOCH. ANSARI SALEH BANJARMASIN

  • Nazhipah Isnani Politeknik Unggulan Kalimantan
  • Muliyani Muliyani Politeknik Unggulan Kalimantan

Abstract

Diabetes melitus (DM) tipe II merupakan diabetes melitus yang paling banyak di Indonesia. Penyakit DM tipe II disebabkan resistensi insulin. Penggunaan obat DM menyebabkan terjadinya adverse drug reaction (ADR) sehingga perlu dilakukan pemantauan penggunaan obat melalui studi farmakovigilans. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik dan mengetahui persentase angka kejadian ADR pada pasien rawat jalan DM tipe II di RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Penelitian ini dilakukan dengan desain observasional deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif. Subyek penelitian adalah pasien rawat jalan DM tipe II di RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin yang telah menderita DM tipe II selama ≥ 6 bulan dan mendapat obat antidiabetes tunggal maupun kombinasi. Sampel yang digunakan sebanyak 95 sampel. Pengumpulan data melalui rekam medis pasien dan algaroritma naranjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia 51 – 60 tahun paling banyak menderita DM yaitu 42,1%, jenis kelamin perempuan sebesar 55,6%. Angka kejadian ADR dengan total skor 1 – 4 kategori “cukup mungkin” memiliki nilai persentase yang paling besar yaitu 31,57% dan penggunaan obat kombinasi yang paling banyak menghasilkan ADR yaitu sebesar 22,1% untuk kategori cukup mungkin.

References

BPOM RI, 2012, Pedoman Produk Terapetik Monitoring Efek Samping Obat (MESO) nagi Tenaga Kesehatan, Direktorat Pengawasan Distribusi dan PKRT, Jakarta.

Depkes RI, 2009, Keperawatan Jiwa Teori dan Tindakan Keperawatan Jakarta, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

IDF, 2013, International Drug Federation, Diabetes Atlas (6th Ed), Belgium.

Lacy, C,F., 2010, Drug Information Handbook 18th, USA.

Putra, R.J.S., Achmad,A., dan Racma, H., 2017, Kejadian Efek Samping Potensial Terapi Obat Antidiabetes Pasien Diabetes Melitus Berdasarkan Algoritma Naranjo, Pharmaceutical Journal of Indonesia, Vol 2, No. (2), 2017 : 45-50.

Riskesdas, 2013, Badan Penelitian Kesehatan dan Pengembangan Kesehatan Kementrerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Soegondo,S., 2007, Diabetes Melitus Penatalaksanaan Terpadu, Balai Peneribitan FKUI, Jakarta.

Published
2018-10-31
How to Cite
Isnani, N., & Muliyani, M. (2018). STUDI FARMAKOVIGILANS OBAT ANTIDIABETES PADA PASIEN RAWAT JALAN DIABETES MELITUS TIPE II DI RSUD DR. H. MOCH. ANSARI SALEH BANJARMASIN. Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 3(2), 285 - 293. Retrieved from http://jiis.akfar-isfibjm.ac.id/index.php?journal=JIIS&page=article&op=view&path[]=180
Section
Artikel