PENGARUH FAKTOR KARAKTERISTIK SOSIODEMOGRAFI TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG OBAT GENERIK

  • Nurul Mardiati Program Studi DIII Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Borneo Lestari
  • Depy Oktapian Akbar Program Studi DIII Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Borneo Lestari
Keywords: Sociodemographic characteristics, knowledge, generic drug

Abstract

Kebijakan penggunaan obat generik telah menjadi salah satu implikasi yang diharapkan Pemerintah Indonesia melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pasalnya melalui program JKN maka seluruh fasilitas kesehatan diwajibkan mengacu pada Formularium Nasional (Fornas) yang notabene sebagian besarnya merupakan obat generik. Jauh sebelum program JKN digulirkan oleh Pemerintah, sebenarnya Pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan guna terus mendorong peningkatan penggunaan obat generik. Akan tetapi hingga sejauh ini, penggunaan obat generik di Indonesia secara umum hanya mempunyai pasar sekitar 7% dibandingkan dengan obat branded generik. Pengetahuan yang buruk tentang obat generik dapat menyebabkan angka penggunaan obat generik pada masyarakat sulit untuk meningkat. Tujuan penelitian yaitu mengidentifikasi pengaruh  faktor sosiodemografi terhadap pengetahuan tentang obat generik. Rancangan penelitiannya deskriptif-analitik. Penelitian menggunakan desain survey cross sectional. Cara pengambilan sampel dilakukan dengan proportional stratified random sampling. Cara pengumpulan datanya dilakukan dengan survey menggunakan kuesioner checklist dalam dua pilihan jawaban yaitu benar dan salah. Analisis data dilakukan dengan analisis unvariat (statistik deskriptif) dan bivariat uji t (chi-square, alternatif uji kolmogorov-smirnov). Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan tentang obat generik dipengaruhi oleh tingkat pendidikan, tingkat penghasilan per bulan dan sumber utama informasi obat-obatan.

References

Al-Gedadi, N.A, Hassali, M.A., dan Shafie, A.A, 2008, A pilot survey on perceptions and knowledge of generic medicines among consumers in Penang, Malaysia. Pharma Pract; 6(2):93–7.

Babar, Z.U., Stewart, J., Reddy, S., dkk. 2010. An evaluation of consumers’ knowledge, perceptions and attitudes regarding generic medicines in Auckland. Pharm World Sci; 32(4):440–448.

BPS Kabupaten Banjar, 2017a, Statistik Pembangunan Kabupetan Banjar tahun 2017, BPS Kabupaten Banjar, Martapura.

BPS Kabupaten Banjar, 2017b, Kabupetan Banjar dalam Angka 2017, BPS Kabupaten Banjar, Martapura.

Dewi, S.L., 2013, Sinergi Kebijakan Upaya Penghematan Anggaran Belanja Jaminan Kesehatan di Perancis, Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia; 2 (2): 161–162.

El-Dahiyat, F., Kayyali, R., 2013, Evaluating patients’ perceptions regarding generic medicines in Jordan, J Pharm Policy Pract; 6(3):1–8.

Handayani, R.S., Supardi, S., Raharni, R., dan Susyanti, A.L., 2010. Ketersediaan dan Peresepan Obat Generik dan Obat Esensial di Fasilitas Pelayanan Kefarmasian di 10 Kabupaten/Kota di Indonesia, Buletin Penelitian Sistem Kesehatan; 13 (1): 54-60.

Ibrahim, R., McKinnon, R.A., Ngo, S.N., 2012. Knowledge and perceptions of community patients about generic medicines, Journal of Pharmacy Practice and Research; 42(4):283–286.

Jamshed, S.Q., Ibrahim, M.I.M., Hassali, M.A.A., Masood, I., Low, B.Y., Shafie, A.A., dan Babar, Z., 2012, Perception and Attitute of General Practitioners Regarding Generic Medicines in Karachi, Pakistan: A Questionnaire Based Study. Southern Med Revie; 5(1):22-30.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2013, Riset Kesehatan Dasar 2013, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Kementerian Kesehatan RI, 2012, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2012 Tentang Pedoman Pelaksanaan Jaminan Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Lira, C.A.B.D., Oliveira, J.N.S., Andrade, M.D.S., Campanharo, C.R.V., dan Vancini, R.L., 2014. Knowledge, Perceptions and Use of Generic Drugs: A Cross Sectional Study. Einstein; 12 (3): 267–273.

Morison, F., Untari, E.K., Fajriaty, I., 2015, Analisis Tingkat Pengetahuan dan Persepsi Masyarakat Kota Singkawang terhadap Obat Generik, Jurnal Farmaso Klinik Indonesia; 4 (1):39-48.

Patel, A., Gauld, R., Norris, P., dan Rades, T., 2012, Quality of generic medicines in South Africa: perceptions versus reality–a qualitative study. BMC Health Serv Res; 12(297):1–8.

Purnamaningrat, Antari, dan Larasanty, 2013, Tingkat Kepuasan Pasien terhadap Penggunaan Obat Metformin Generik dan Metformin Generik Bermerk (Branded Generic) pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Tabanan, Jurnal Farmasi Udayana; 2 (2): 24-31.

Quick, J., 1997, Management Sciences for Health, dan Action Programme on Essential Drugs and Vaccines, Kumarian Press, West Hartford.

Sampurno, 2015, Kewirausahaan Farmasi, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Shrank, W.H., Cox, E.R., Fischer, M.A., Mehta, J., dkk. 2009. Patients’ perceptions of generic medications, Health Aff; 28(2):546–56.

Soetardjo, B., 1998, Evaluasi Biaya Obat Pasien Asuransi Kesehatan di RS dr.Moewardi Surakarta 1992-1995, Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan; 01 (02): 69–76.

Toklu, N.A. dan Dulger, G., 2012, Knowledge and Attitudes of The Pharmacists, Prescribers and Patients Towards Generic Drug Use in Istanbul Turkey, Pharm Pract (Granada); 25 (35): 36–45.

Published
2019-03-31
How to Cite
Mardiati, N., & Akbar, D. (2019). PENGARUH FAKTOR KARAKTERISTIK SOSIODEMOGRAFI TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG OBAT GENERIK. Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 4(1), 137 - 148. https://doi.org/10.36387/jiis.v4i1.200
Section
Artikel